Sabtu, 16 Mei 2015

menerawang jauh

Beberapa waktu belakangan ini, entah kenapa, saya seperti merasa begitu dekat dengan kematian.
Kadang saya berfikir, Iam still 23, dan masih jauh sekali dengan kematian, saya akan mati karena tua.
Namun, saya sadar bahwa saya salah, bahwa Allah bisa mengambil saya kapanpun Allah mau.

Siapkah saya ?
Apa yang sudah saya berikan untuk Allah ?
Amalan apa yang sudah saya lakukan sepanjang saya hidup ?

Dan saya tertegun,
Bukannya saya tidak takut mati.
Tapi saya tidak siap untuk mati, malah saya takut untuk hidup tapi jauh dari Allah.

Kadang saya berfikir lebih jauh lagi,
Seperti apa rasanya mati ? atau seperti apa saya mati ?
Dengan cara apa saya mati ?
Dimana saya mati ?
Siapa yang sedih saat saya mati ?
Siapa pula yang tertawa saat saya mati ?
Apa banyak yang datang? Apa ada yang datang?
Apa yang mereka bakal bilang tentang saya?
Apa kenangan yang mereka inget tetang saya?
Apa ada yang rela nyetir jauh-jauh dan susah-susah parkir, untuk ngeliat saya untuk terakhir kali ya?
Apa iya, ada?

Kadang saya merasa, kematian adalah topik yang sensitif untuk kita.
Sesuatu yang “ada” tapi selalu kita deny keberadaannya.
Living is constant denying for death.

Kematian itu kekal, justru saat kematian itu menjemput, disitulah dimulai hidup kita yang lebih kekal dan tak lagi fana,
Namun mengapa saya begitu takut untuk mati ?
Mengapa saya selalu dihantui dengan perasaan tidak kuat atau sedih untuk ditinggalkan orang-orang disekitar saya ?

Kita makan, kita bercanda, kita karaoke, kita jatuh cinta. We forget about death. We are too busy with our distraction. But it is there. And when it hits, it hits hard.

Dan sebenernya yang saya inginkan adalah,
I want more to die special, than live special . .

Seketika saya sering merasa orang paling kecil di dunia.
Raga ini bisa dengan mudah diambil dan direnggut paksa oleh kematian.
Tiupan lilin ulang tahun mengindikasikan hidup yang semakin pendek dan menanti untuk berakhir.
Setiap tarikan nafas adalah satu tarikan nafas lagi untuk mendekati kematian.

Saya ingin saat suatu saat nanti kematian itu datang menghampiri saya.
Dimana saat nisan itu tertulisa nama saya.
Orang bisa merecall kembali masa-masa itu.
Bisa tersenyum bangga atau mungkin kembali menangis sedih . .

Yaa, saya mau itu . .

Selasa, 05 Mei 2015

NEVERLAND WANNABE


"So come with me, where dreams are born, and time is never planned. Just think of happy things, and your heart will fly on wings, forever, in Never Never Land!" - Peter Pan Quotes

Peter Pan berawal dari sebuah drama di mana skripnya ditulis oleh James M. Barrie. Peter Pan termasuk film sepanjang masa yang masih dikenal sampai saat ini. Peter Pan adalah sosok anak yang nakal yang dapat terbang dan bertualang bersama Wendy Darling dan sang peri Tinker Bell di dalam sebuah pulau yang bernama Neverland.

Neverland sendiri merupakan pulau yang penuh akan imajinasi anak-anak. Di sana tidak akan dikenal adanya proses mandiri dan yang ada di sana hanyalah kebahagiaan. Tak akan ada perang, dendam, saling benci ataupun iri hati, dan kejahatan yang menimbulkan rasa benci.

Neverland merupakan wahana di mana semua orang harus bergembira dan pasti merasakan kebahagiaan tiada tara. Tak akan ada kegelapan di sana karena matahari dan bulan selalu ada. Kita bebas mengekspresikan diri kita seperti yang kita mau. Mereka tidak akan pernah mengenal kata dewasa karena di sana tidak pernah terlahir kedewasaan. Mereka menikmati masa-masa berbahagia sebagai anak-anak dan tak peduli akan tanggung jawab yang akan semakin membebani mereka.

Sejujurnya, saya tak pernah puas dengan dunia Neverland yang pernah saya nikmati sampai kini. Saya memang tidak pernah ingin menjadi dewasa dan menjadi tua. Saya ingin menikmati kehidupan saya seperti masa kanak-kanak di mana kita semua boleh menggantungkan mimpi kita setinggi mungkin. Lebih tinggi daripada langit. Kita memperoleh jutaan kebahagiaan di masa kanak-kanak yang tak akan luput dari ingatan kita.

Masa kanak-kanak adalah masa-masa bahagia. Kita tidak pernah memikirkan adanya permusuhan dan rasa benci. Tidaklah juga kita mengenal politik, ekonomi, kriminal, atau perang. Yang ada hanyalah bahagia untuk menikmati hidup.

Masa kecil saya adalah masa kebahagiaan di mana saya belum bertanggung jawab atas apapun. Saya pernah mengalami Neverland. Saya pernah masuk ke dalamnya. Saya tidak peduli apa yang saya mainkan. Yang saya tahu hanyalah kebahagiaan. Seperti Peter Pan dan Wendy yang terbang berkeliling Neverland sambil bermain-main. Mereka tidak tahu dan tidak peduli dengan apapun yang ada.

Sampai Kapten Hook menyerang. Ia ingin merebut kebahagiaan di mana kita bebas terbang dan ia merasakan iri hati. Serbuk bintang yang ada bersama Peter Pan. Di sanalah satu kebahagiaan akan hilang. Saya sedang berada di dalam pertempuran melawan Kapten Hook karena saya tidak pernah menginginkan menjadi dewasa.

Namun, ketika saya sadari. Inilah saya dan di sinilah saya. Ini bukanlah Neverland. Bukan dunia yang penuh akan keceriaan. Semua orang diwajibkan menjadi dewasa dan memiliki tanggung jawab di dalam hidupnya. Semua orang harus menjalankan hidupnya tanpa bisa lagi bermain-main dan di dunia ini, kita mengenal hanya ada satu bulan dan satu matahari yang selalu berputar bergantian. Tak ada lagi kebahagiaan di mana kita bisa terbang bebas sebebas-bebasnya. Di dunia ini, dunia yang serba terbatas, kita diwajibkan bertumbuh menjadi dewasa sedewasa-dewasanya.

Tugas yang harus diemban adalah mewujudkan mimpi, tetapi bukanlah di Neverland. Ini dunia yang bukan Neverland, melainkan everland. Di sini, kita mengenang masa-masa kita bermain di Neverland sambil memperjuangkan kehidupan di tanah yang sesungguhnya.

Mungkin sekarang, saya ingin kembali ke Neverland. Saya akan menuju Neverland.

Namun pertanyaannya adalah, adakah lagi Neverland itu? Kalau ada, di mana?

Neverland adalah sebuah negeri yang hidup di dalam kepala. Ya, tentu saja ada. Itu adalah sebuah negeri hasil imajinasimu, sebuah negeri fantasi yang sejatinya hasil rekayasa atas kekreatifanmu menyiasati kebosanan/kemuakan atau mungkin karena kau memang menginginkan hal-hal baru.

 NEVERLAND WANNABE

Selasa, 14 April 2015

mencintai tanpa drama..


Apa sih definisi cinta, saya yakin jawaban dari setiap orang pasti akan berbeda-beda. Bagi sayapun, cinta bukan sesuatu hal yang mudah untuk diuraikan menjadi kata-kata, ia hanya dapat diejawantahkan dengan perbuatan.

Lalu, perbuatan apa saja yang masuk kategori cinta?

beberapa menjawab..
"Cinta adalah pengorbanan dia menembus hujan hanya untuk membelikan sop hangat."
Atau
"Cinta adalah dirinya yang membuka jaket di saat udara dingin untuk menyelimuti."
Atau
"Cinta adalah dirinya yang menahan lapar berbulan-bulan untuk membelikan kado ulang tahun."
Atau
"Cinta adalah dia yang menyempatkan untuk bertemu ketika sedang lelah-lelahnya.."


Iya itu semua cinta.
Tapi jika definisi cintamu adalah yang saya sebutkan di atas, artiny kamu tak selayak itu dicintai olehnya,
Jika definisi cintamu adalah semata sebuah pengorbanan yang dilakukan pasangan, jelas pasanganmu adalah orang baik, tapi kamu bukan yang baik untuknya.

Cinta buat saya adalah perbuatan "saling", saling berkorban dan tidak drama. Cinta memang membuat manusia berkorban lebih keras -- bahkan menembus hujan untuk mengantarkan sop panas, tapi cinta yang baik, tidak akan membiarkan ia melakukannya. Cinta yang baik tidak akan menempatkan cinta itu sendiri di atas pengorbanan sia-sia penuh drama. Cinta yang baik akan menempatkan dirinya pada keadaan nyaman, aman dan saling menjaga tanpa drama.

Jika kamu cinta, kamu tak akan membiarkan dirinya susah hanya untuk sekedar bertemu. Jika kamu benar cinta, ketulusan itu akan menghalangi dia yang kamu cinta untuk mengorbankan kesehatannya sendiri demi kamu yang cemberut.
Jika kamu benar cinta dan dia cinta kamu, semua akan mengalir indah, semua akan berjalan saling menutupi. Kalian akan terus saling menjaga dan tak mau saling menyusahkan untuk hal remeh temeh.

Cinta itu bukan sekedar pengorbanan tentang hujan dan menerobosnya. Tentang dingin dan jaketnya. Bukan pula tentang dia yang menggunakan tenaga terakhirnya untuk menemani manjamu. Cinta jauh lebih dari itu.


Lalu, apabila ada seseorang yang tak mau menerobos hujan karena ia menjaga kesehatannya supaya bisa terus menjagamu, apa ia bisa dibilang tak cinta?


Cintailah ia tanpa drama.
Apa adanya.

Rabu, 01 April 2015

dunia maya yg semu..


Suatu hari, saya berkunjung ke sebuah tempat makan terkenal bersama seorang teman masa sekolah, restoran tersebut berlokasi di tengah kota yang hingar bingar ini. Tempat makan yang memang sedang hits itu, selain menyajikan makanan yang enak tapi mahal juga menawarkan suasana dan tata makanan yang apik untuk dilihat nan dinikmati.

Saya menempati tempat duduk agak memojok, memesan beberapa menu dan kemudian menunggu. Tak lama, datanglah seorang gadis bersama teman prianya yang sepertinya tak begitu asing. Mencoba mengingat-ingat siapa, tapi memori terus gagal mencari.

Saya lebih memilih bersenda gurau dengan teman depan saya yang sudah lama tak jumpa karena kesibukan kami masing-masing. Ketika teman saya pamit untuk ke kamar kecil, saya kembali mengingat siapa gadis yang duduk tak jauh dari tempat saya.


"Hei.. saya ingat! fotonya sering wara wiri di instagram saya!"

Gadis tersebut merupakan seorang figur yang akun instagramnya nyaris mempunyai ribuan followers, cantik sekali memang dirinya. Gayanya menawan, senyumnya manis.

..

Makanan datang, seporsi cream pancake untuk dimakan berdua dengan teman saya dan hidangan utama juga 2 cangkir mochacino. Tak selang berapa lama kemudian, pramusaji restoran tersebut juga mengantarkan makanan ke meja gadis itu. Sejauh itu, tak ada yang aneh. Posisi duduk gadis tersebut membentuk garis lurus dari mata saya, jadi walaupun saya sedang makan, saya bisa melihat jelas polah tingkah gadis itu.

Ketika makanan datang, gadis tersebut dengan sigap merapikan makanannya. Menatanya kembali, lalu gadis itu mengeluarkan handphone dan memfoto makanan yang sudah ditatanya.

Ok.


Tak lama, gadis tersebut tampak kurang puas dengan hasilnya, lalu ia berdiri di tempatnya. Memfoto kembali makanannya.

Saya kira sudah selesai,
setelah mencek hasil fotonya, masih tampak wajah kurang puas di paras gadis cantik itu.

Lalu apa yang terjadi?
ia menarik kursi tempat duduknya, dan naik ke atasnya.... Lalu memoto makanannya.

Ok.
Saya terdiam.

...

Saya tak sempat melihat reaksi sekeliling, saya lebih memilih melanjutkan menyantap hidangan saya dan meneruskan obrolan dengan si kawan lama.

...


Sampai rumah.
Penasaran.
Saya buka instagram gadis cantik tadi, benar dugaan saya, ia mengupload hasil foto makanannya. Ratusan likes. Saya ulang, ratusan likes.

...


Saya tutup laman akunnya dan terdiam.
Lalu merenung.
Saya juga penggiat social media, sayapun mendapat rezeki dari social media. Tapi saya menjadi takut, apa saya menjadi aneh di dunia nyata? Apa saya menjadi sosok anomali di dunia yang seharusnya saya diterima, dunia yang semestinya saya habiskan lebih banyak waktu.
Dunia nyata...


Mendadak saya takut. Eksistensi saya di twitter adalah semu. Bahwa sesungguhnya di mata orang yang tak paham arti sosmed, saya tak lebih adalah sosok sibuk sendiri yang aneh. Seaneh saya melihat ada gadis cantik menarik kursi dan naik ke atasnya untuk memfoto makanan demi ratusann likes.

:



..

Coba bertanya pada diri sendiri,
jadi kita ini menyenangkan siapa?
Makan untuk mengenyangkan perut atau untuk ribuan likes?
Lari untuk sehat, atau pamer jauh-jauhan lewat aplikasi nike?..


..



Apapun jawabannya, semoga kita semua terlindungi dari terlihat aneh, oleh mereka yang tidak terlalu paham bagaimana cara login ke dunia penuh drama bernama.. social media.

Rabu, 25 Maret 2015

Déjà Vu dari Juanfield




Tuntas sudah pertemuan Manchester United dengan Liverpool pada Premier League musim 2014/2015. Pertandingan pekan ke-30 tersebut menasbihkan The Red Devils sebagai penguasa derby utara-barat, setelah mempermalukan Liverpool di hadapan pendukungnya yang datang langsung ke Stadion Anfield, Minggu (22/3).

United tentunya patut berterima kasih kepada Juan Mata yang memborong dua gol sekaligus.Gelandang serang The Red Devils tersebut mendapatkan predikat istimewa di Anfield.

Pergerakan Mata bisa dibilang sangat efektif. Sampai memasuki menit ke-10 pertandingan Mata melakukan empat operan tepat sasaran, dua umpan silang, satu intersepsi, belum melakukan percobaan menendang bola ke gawang.

Ia baru mendapatkan kesempatan menendang ke gawang ketika empat menit kemudian dan langsung berbuah gol keunggulan pertama United.

Gol Mata berawal dari Ander Herrera masuk dari tengah dan memberi umpan kepada Mata yang lolos dari jebakan offside The Reds. Kemudian tendangan pemain bernomor punggung delapan tersebut berhasil menyelesaikan peluangnya dengan baik.

Setelah mencetak gol pertama bagi The Red Devils ia belum melepaskan satupun percobaan tendangan ke gawang Liverpool lagi. Percobaan tendangan ke gawang baru dilakukannya kembali pada menit ke-59 dan lagi-lagi menjadi gol untuk United.

Gol kedua Mata dilesatkan dengan indah lewat tendangan voli salto setelah meneruskan umpan Angel di Maria. Gol tersebut menggandakan keunggulan United menjadi 2-0, sebelum Liverpool mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui Daniel Sturridge pada menit ke-69.

Maka selama 90 menit pertandingan Mata cuma melepaskan dua tendangan ke gawang dan semuanya tepat sasaran. Bukan cuma tepat sasaran alias on target, tapi juga menjadi gol!

Gol ke gawang Liverpool di Anfield ini mengingatkan orang kepada sosok Diego Forlan. Penyerang asal Uruguay tersebut memborong dua gol pada pertandingan tuan rumah Liverpool menjamu United ketika Desember 2002 silam. Dan gol itu mengabadikan nama Forlan di hati para fans United.

Maka dua gol yang dicetak Mata mungkin membuat para fans The Reds kembali menangis teringat dua gol yang pernah diceploskan Forlan di Anfield.

Padahal sebelum pertandingan pekan ke-30 kemarin karir Mata sempat meredup bersama United. Setelah melawan Queens Park Rangers (QPR) 17 Januari lalu pemain asal Spanyol ini kesulitan mendapatkan kepercayaan dari Van Gaal kembali.

Bahkan dua laga Premier League melawan West Ham United (8/2) dan Burnley FC (11/2), Mata sama sekali tidak diturunkan oleh Van Gaal. Mata baru kembali dipercaya sejak menit awal ketika mengalahkan Tottenham dengan skor 3-0 di Old Trafford pada 15 Maret lalu.

Penampilan mantan Pemain Chelsea itu dianggap Van Gaal cukup mumpuni. Kendati tidak mencetak gol dan memberikan asist ketika melawan Tottenham, namun Mata berkontribusi melepaskan dua umpan kunci, tiga umpan silang dan empat operan yang memiliki rataan 87%.

Maka atas kontribusinya itu membuat pemain didikan Real Madrid tersebut dipercaya kembali ketika melawan Liverpool pada pekan ke-30 di Anfield.

Tidak hanya mencetak dua gol kemenangan United, dua umpan silang akurat dan tiga dribel sukses dilakukan Mata selama 90 menit di atas rumput Anfield.

Menariknya Mata juga cukup rajin membantu pertahanan dan membuat dirinya menepis spekulasi yang memperkirakan nasibnya bakal sama kala ditangani Jose Mourinho di Chelsea.

Ketika berseragam The Blues itu Mata tidak masuk dalam kriteria gelandang serang yang diinginkan Mourinho. Pasalnya Mata dianggap Mou tidak memiliki kemampuan bertahan yang baik.

Beberapa pekan lalu, nasib Mata juga di ambang kegetiran. Cerita kelabu di Chelsea agaknya akan terulang lagi di Old Trafford bersama van Gaal.


Namun ketika Mata menaklukan Liverpool semalam, ia tidak hanya efektif membangun serangan saja, tapi giat membantu pertahanan juga. Ia berhasil melakukan satu tekel bersih kepada sayap kiri Alberto Moreno saat hendak menggempur United. Empat intersep juga berhasil dilakukannya dan tiga di antaranya berada di sisi kanan pertahanan The Red Devils, sehingga mempermudah tugas Antonio Valencia menggalang pertahanan.

Maka bukan tanpa alasan jika Mata merupakan pemain terbaik dalam laga yang bertajuk Derby Utara-Barat jilid dua di Anfield.

Setali tiga uang bagi Mata yang memberikan deja vu para fans Liverpool kepada Forlan. Keduanya sempat mengalami pasang surut di United tapi menjadi mimpi buruk The Reds di Anfield sebagai altar kebanggaan para fans Liverpool.


Forlan yang bermain biasa-biasa saja, bahkan cenderung flop, di United aaat itu, toh tetap dikenang oleh para fans United. Alasannya apalagi kalau bukan: mencetak dua gol kemenangan United di Anfield.

Gara-gara gol itulah Forlan yang hanya mencetak 10 gol selama berseragam merah itu tetap dikenang di Old Trafford. Namanya masih dinyanyikan oleh fans United:

Diego Woo oh, oh, oh!

Diego Woo oh, oh, oh!

He came from Uruguay

He made the Scousers cry!

Ini menjadi semacam hipotesa: kau boleh saja bermain buruk, tapi selama cetak gol kemenangan ke gawang Liverpool di Anfield, kau akan abadi.

Dan nyanyian itu pun mungkin akan menjadi:

Juan-field Woo oh, oh, oh!

Juan-field Woo oh, oh, oh!

He came from Spain

He made the Scousers cry!

Lagu itu liriknya spesifik merujuk dua gol Juan Mata di Anfield. Juanfield.

REF:http://panditfootball.com/taktik/deja-vu-dari-juanfield/

Sabtu, 21 Maret 2015

don't look your love with a virgin..


Saya menulis ini sebagai bahan renungan untuk siapa saja yg membacanya. Jadi di sini saya tdk sedang ada di pihak siapa pun, karena saya menilai semuanya secara objektif.
Saya mempelajari banyak hal, salah satunya tentang bagaimana perilaku seseorang di berbagai aspek kehidupannya.

Suatu ketika saya menemukan sebuah thread di forum yg berisi tentang kekecewaan seorang laki-laki terhadap pasangannya.Dalam thread tesebut, dia bercerita tentang kehidupannya,di mana dia akan segera menikah tahun depan.

Namun 3 minggu yg lalu,calon istrinya memberitahukan sesuatu yg tdk pernah dia duga.Sebuah kenyataan pahit bahwa calon istrinya sudah tdk perawan lagi.

Mendengar hal tersebut,dia merasa sangat kecewa dan dipermainkan. Dan sudah selama tiga minggu tersebut, dia tdk mau menjawab telepon dan sms dari calon istrinya tersebut.

Dia tdk pernah melakukan tindakan yg di luar batas kewajaran terhadap calon istrinya yg dia jaga dan puja selama tiga tahun. Dan berita itu cukup membuatnya terpukul.

Dia pun meminta saran dari forum dan teman-temannya.Salah satu dari teman baiknya menyarankan dia untuk memutuskan hubungannya dengan calon istrinya. Dan ini membuatnya semakin ragu terhadap hubungannya.
Kasus ini mungkin bisa saja terjadi dalam kehidupan banyak orang dan mungkin banyak dari mereka yg mengalami kebingungan saat menghadapi masalah ini. Terutama untuk mereka,laki-laki yg tdk pernah melakukan hal-hal yg di luar batas kewajaran terhadap seorang wanita. Bagi yg sudah sering, mungkin masih bisa menerima keadaan ini, karena mungkin ada kecenderungan pemikiran bahwa itu adalah balasan yg memang harus mereka terima.

Terlepas dari pemikiran-pemikiran yg ada,kita harus tahu bahwa cinta adalah sebuah bentuk ketulusan.

Dalam hal ini calon istrinya salah,karena tdk memberitahu yg sebenarnya. Tapi saya yakin dia juga berada dalam posisi yg serba sulit. Dan pasti ada berbagai faktor yg menjadi bahan pertimbangan untuk tdk menceritakannya.

Dari pengalaman saya pribadi.Saya banyak menemui para wanita yg sudah tdk perawan lagi dan membuat pengakuan terhadap pasangan mereka. Dan apa yg mereka dapatkan? Sebuah penghinaan, penolakkan, dan pandangan rendah dari pasangannya.

Dan kalau sudah begitu, hal yg sering terjadi adalah sebuah pemanfaatan kesempatan. Pihak laki-laki yg tahu bahwa pasangannya sudah tdk perawan, malah menggunakan kesempatan itu untuk melakukan hal yg tdk wajar.

Lantas apa reaksi wanita? Mereka terpaksa mau atau mereka rela untuk diperlakukan secara tdk wajar. Sebagian dari mereka takut pasangannya marah jika menolak perlakuan tdk wajar dari pasangannya. Sebagian dari mereka merasa bersyukur karena ada yg mau menerima keberadaan mereka. Sebagian lagi takut pasangannya marah sekaligus merasa bersyukur karena pasangannya mau menerima keadaan mereka. Hal ini membuat kebanyakkan wanita jatuh ke dalam dosa yg sama berkali-kali.

Tapi setelah itu apa yg terjadi? Pasangan mereka malah meninggalkan mereka dengan berbagai alasan dan atau saat sudah merasa bosan. Perasaan cinta berubah menjadi nafsu semata tanpa atau dengan mereka sadari. Hanya untuk memuaskan hasrat bagi pihak laki-laki.

Saya sering kali mendengar banyak laki-laki yg mengeluh dan berkata pada saya bahwa mereka mau mencari wanita lain, padahal saat itu saya tahu kalau mereka sudah punya pacar yg cantik. Dan saat saya tanya alasannya, mereka menjawab bahwa mereka memacari pacarnya karena pacarnya cantik dan atau sexy.

Dan pada umumnya laki-laki menginginkan seorang wanita yg baik untuk menjadi istrinya, dan di saat pacaran mereka cenderung lebih suka dengan wanita yg cantik dan atau sexy yg bisa memuaskan hasrat mereka. Dengan kata lain wanita yg menjadi pacar mereka belum tentu akan dijadikan istri mereka.


Bagi semua laki-laki yg membaca tulisan ini, saya ingin mengatakan bahwa wanita adalah makhluk yg seharusnya dijaga, disayangi, dan dicintai dengan catatan dan berbagai pertimbangan yg ada tentunya. Dan cinta bukanlah masalah perawan atau tdk, tapi bagaimana dengan hati dan perasaan Anda.

Jika memang Anda mencintai seorang wanita,maka jangan melihat masalalunya. Kenapa? Karena kita tdk hidup di masalalu,melainkan di masa sekarang dan di masa yg akan datang.Yg penting bukan bagaimana dia di masa lalunya, tapi bagaimana dia di masa sekarang dan di masa yg akan datang, dan bagaimana dia memperlakukan Anda.

Semua dari kita, baik laki-laki atau wanita, pasti pernah berbuat salah dan tdk mungkin luput dari kesalahan. Karena itu sebelum mengadili orang lain, lihatlah ke dalam diri kita terlebih dahulu dan pikirkan apa yg akan terjadi bila kita ada di posisi orang itu.

Saat kita berbuat salah,kita pasti berharap dan ingin dimengerti serta dimaafkan oleh orang lain,begitu juga sebaliknya. Jangan egois dan jangan merendahkan seorang wanita walau pun dia sudah tdk perawan.

Semua orang pada umumnya, pria atau wanita, lebih mudah untuk mengingat kekurangan dan kesalahan orang lain daripada mengingat kelebihan dan kebaikkannya. menganggap tinggi diri sendiri dan merendahkan orang lain.
Bagi pihak laki-laki, jangan menilai seberapa besar pengorbanan yg sudah Anda berikan untuk pasangan Anda,tapi nilailah berapa banyak dan seberapa tulus cinta yg telah pasangan Anda beri untuk Anda.

Dan untuk para wanita, jagalah diri kalian.Jangan mudah dirayu oleh laki-laki. Sekali pun sudah tdk perawan,bukan berarti harus merelakan diri kalian untuk diperdaya laki-laki.

Banyak dari para wanita yg berpikir bahwa dia sudah tdk perawan, jadi tdk ada masalah untuk melakukan hubungan di luar nikah dengan pacar barunya atau dengan orang yg dia sukai dengan alasan cinta.

Saya sering mengatakan pada wanita yg saya kenal, bahwa jika kita berperilaku baik, maka kita akan memancing yg baik. Dan jika kita berperilaku buruk, maka kita akan memancing yg buruk. Dengan melakukan hubungan di luar nikah sebelum waktunya, akan membuat seorang wanita sulit menentukan apakah pasangannya menjalin hubungan dengannya berdasarkan nafsu atau karena cintanya memang benar-benar tulus.
Saya tdk mengatakan bahwa semua laki-laki seperti itu, hanya saja sebagian besar dari mereka berperilaku seperti itu, sehingga untuk para wanita harus lebih bijak dan selektif dalam menentukan dan memilih pasangan.

Kebanyakkan laki-laki selalu mempertanyakan tentang keperawanan seorang wanita dan hal ini seolah menjadi masalah yg benar-benar serius. Sedangkan wanita tdk mempermasalahkan bagaimana status laki-laki tersebut, apakah dia masih perjaka atau tdk. Sebagai seorang laki-laki, coba kita berpikir. Apakah itu adil? Sebelum kita menghakimi dan menilai mereka. Wanita bukan barang. Tdk ada istilah baru atau bekas.

Untuk para wanita, kalian harus tahu perbedaan mendasar tentang perasaan antara pria dan wanita. Seorang pria, sekali dia tdk suka, maka apa pun yg Anda perbuat dan korbankan, tdk akan mengubah perasaannya terhadap Anda. Tapi lain halnya dengan seorang wanita, mereka dapat belajar untuk mencintai pasangannya walau pun awalnya mereka tdk cinta.

Pada dasarnya, hal yg membedakan antara laki-laki dan wanita hanya pada jenis kelamin mereka saja.Tapi ternyata hal itu dapat mengubah keseluruhan hidup mereka karena berbagai faktor yg ada.Perbedaan ini juga mendasari perbedaan sudut pandang yg sering kali dijadikan jurang pemisah.

Padahal pada kodratnya,laki-laki dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi.Seperti halnya siang dan malam,tdk ada yg lebih baik atau lebih buruk.Semua mempunyai kelebihan dan fungsinya masing-masing.
Pasangan yg baik adalah pasangan yg dapat melihat kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan menggunakan kelebihannya untuk menutupi kekurangan pasangannya. Sehingga mereka dapat saling melengkapi, bukan menilai siapa yg lebih baik dan buruk.


Untuk para laki-laki,ikutilah kata hati kalian. Jangan termakan perkataan orang lain, karena belum tentu orang tersebut benar dan tahu permasalahan secara jelas.Kita boleh saja mendengar masukkan orang lain sebagai saran, tapi keputusan tetap ditentukan oleh diri kita sendiri.

Karena Anda dan pasangan Andalah yg menjalani hubungan cinta Anda dengan pasangan Anda,bukan orang lain.

Keperawanan bukanlah tolak ukur kebaikkan dan hati seorang wanita.
Untuk para wanita yg membaca tulisan ini, jangan pernah menilai bahwa dunia ini tdk adil.Karena semua yg tercipta adil adanya. Semua yg ada punya perannya masing-masing. Kita sebagai manusialah yg membuat perbedaan dan ketdkadilan itu.

tolong di sebarkan ke teman2nya jg yah





Minggu, 15 Februari 2015

heyy...


Heyy D..

Senang melihatmu hari ini, kau terlihat seperti biasanya, saat ntah berapa tahun lalu aku mengenalkanmu sebagai bagian dari hidupku.

Siang tadi kita bertemu, diantara ketidaksengajaan atau mungkin saja pertemuan ini sudah diatur sedemikian rupa oleh kuasa kasat mata disebuah kedai kopi tua di pojok kota kita biasa bertemu dan bertukar cerita.

Awalnya aku tak sadar akan kehadiranmu, D.. hingga tiba-tiba aku mulai terbawa melayang mengenali suara yang dahulu sering memberikanku petuah hingga lelucon. Terpisah ratusan hingga ribuan kilometer, suara itu masih tetap sama.

"Hey, Sudah lama tidak bertemu.." begitu kira-kira yang keluar dari mulutmu, menggunakan bahasa yang bukan bahasa ibumu. Aku hanya bisa terdiam sepersekian detik dan akhirnya tak ada kata yang keluar. Hanya anggukan yang apabila diejawantahkan menjadi kata adalah anggukan berpamit untuk pergi meninggalkan.

Singkat.


Sesingkat cerita yang dulu pernah ada antara kita.
Sebuah cerita yang bahkan kita sendiri belum mulai, tanpa ada kata selesai.

...


medio 2012

"Aku nda bisa, D.."
"kenapa?"
"Jarak bukan temanku."
"Jika nanti aku kembali dan kamu masih disitu, apa aku masih bisa menuju ke arahmu?"
"Berdoa saja semoga kamu tidak datang terlambat ya, D.."
"...baiklah."


...



*facebook message notification*

"Aku sudah di Makassar, for good. dan aku tau, aku datang terlambat ya?"

...

"Tidak, D... aku yang pergi terlalu cepat.."
no send :)

Sabtu, 10 Januari 2015

semua tentang dunia? masih pantaskah kita bangga?

Dulu, aku pernah sangat KAGUM pada manusia cerdas, sangat kaya, berhasil dalam karir hidup & hebat dalam dunianya. Sekarang, aku memilih untuk mengganti kriteria kekagumanku, aku kagum dengan manusia yang hebat di mata TUHAN. Sekalipun kadang penampilannya begitu biasa & bersahaja!

Dulu, aku memilih MARAH karena merasa harga diriku dijatuhkan ketika orang lain berlaku kasar kepadaku, menggunjingku dan menyakitiku dengan kalimat-kalimat sindiran. Sekarang, aku memilih untuk BERSYUKUR & berterimakasih, karena ku yakin ada KASIH yang datang dari mereka ketika aku mampu untuk memaafkan & bersabar.

Dulu, aku memilih MENGEJAR dunia & menumpuknya sebisaku.Ternyata aku sadari kebutuhanku hanyalah makan & minum untuk hari ini & bagaimana cara membuangnya dari perutku. Sekarang, aku memilih untuk BERSYUKUR dengan apa yang ada & memikirkan bagaimana aku bisa mengisi waktuku hari ini, dengan penuh kasih & bermanfaat untuk sesama.

Dulu, aku berpikir bahwa aku bisa MEMBAHAGIAKAN orangtua, saudara & teman-temanku kalau aku berhasil dengan duniaku. Ternyata, yang membuat kebanyakan dari mereka bahagia adalah bukan itu melainkan sikap, tingkah & sapaanku kepada mereka. Sekarang, aku memilih untuk membuat mereka bahagia dengan apa yang ada padaku.

Dulu, pusat pikiranku adalah membuat RENCANA-RENCANA dahsyat untuk duniaku.Ternyata aku menjumpai teman & saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepadaNYA. Sekarang, yang menjadi pusat pikiran dan rencanaku adalah bagaimana mempersiapkan diri dan terutama hatiku agar aku selalu SIAP jika suatu saat namaku dipanggil olehNya.

Tak ada yang dapat menjamin bahwa aku dapat menikmati teriknya matahari besok.Tak ada yang bisa memberikan jaminan bhwa aku masih bisa menghirup nafas esok hari. Kalau hari ini dan esok hari aku bisa hidup, itu semata-mata Anugerah Tuhan.

Selasa, 02 Desember 2014

Ibuku.., tentang masa depan

Saya terlahir dari rahim seorang ibu, Ibuku menyelesaikan sekolah setinggi yang beliau bisa, setiap pagi (setelah memastikan sarapan untuk anak-anaknya tercukupi), ibu berangkat ngajar, ibu adalah seorang guru di salah satu sekolah negeri. Sekitar pukul 11-12 siang,  ibu biasa sudah berada di rumah untuk menemani anak-anaknya sekedar nonton tv atau membaca dan berada di satu meja makan di malam harinya...
Sehari-hari ibu hanya mengurus kami, ketiga anaknya.

Itu ibuku...
Perempuan hebat yang aku hormati dan sangat ku kagumi...

Ibuku hanya lulusan S1, ibu tidak sehebat seperti atta. Tapi ibu selalu menanamkan nilai pendidikan dengan baik pada ketiga anaknya. Ajaran ibu (dan pastinya atta) terhadap nilai pendidikan begitu berbekas, Dari situ aku sadar, Ibu mengajarkan kami untuk menjadi sosok seperti atta. Seorang pekerja intelektual berdasarkan nilai pendidikan. Walau secara langsung, ibu tak pernah mendikteku untuk mau jadi apa, tapi ibu pernah berpesan agar aku bisa meraih mimpiku setinggi-tingginya, karena untuk bisa hidup lebih baik kan dibutuhkan modal, dan pendidikan adalah bekal yang baik untuk mengubah hidup. Tapi di beberapa kesempatan, Ibu juga mengerem beberapa keinginan liarku (sebut saja seperti ingin melanjutkan sekolah di kota orang), ibu mengajarkanku bahwa sebagai seorang laki-laki, menjadi kehangatan bagi keluarganya tetap menjadi yang utama. Percuma semua gelar tercapai, karir dihormati tapi oleh anak sendiri tak didoakan.

Itu menurut ibuku.


"Jadi, sebenernya kamu maunya bgaimana?" Ujar ibu ketika mengajakku berbincang mengenai rencana masa depan pasca kelulusan kuliahku,

"Umm, yang jelas sy mau kerja bu."

lucunya, atta yang biasanya tidak pernah ikut campur, mendadak nimbrung obrolan kami..
"Ambillah S2 mu, kembalilah bersekolah lalu kerja sesuai latar belakang pendidikan kamu.


disitu sy sadar betul, saya memang benar-benar anak mereka. :))

Sy orang Enrekang dan Makassar itu yang ada pada darah saya,.. Nilai yang ada pada darah saya itu yang penting kerja.. Kerja apapunlah. Bukan hanya tentang mencari uang.. saya tidak mau dengan dalih 'sudah memiliki uang' itu bisa menjadi alasan untuk tidak kerja. Kerjalah walau hanya 3-5 jam sehari, miliki kegiatan; sekecil apapun penghasilan yang saya hasilkan. Kerja tidak melulu tentang materi, apalagi untuk laki-laki, jangan takut, yang terpenting dari semua adalah berkegiatan dan berkarya.

Kamis, 20 November 2014

Saya cuma supporter, orang yang mensupport, mendukung dari jauh.., #GGMU

Saya jd supporter United sejak 97/98. Masih bocah banget. Bahkan belum sunat. Pada saat itu cuma  nongkrongin Cantona main. Tdk ada Cantona sy malas nonton nya. Paling banter, cuma suka liat aksi terbang nya Schmeichel aja. Maklum tahun2 segitu NBA, yg identik dengan aksi manusia2 terbang, sedang tenar2 nya. Baru sekitar musim 2000/2001 mulai rajin nongkrongin United tiap weekend. Ternyata itu berlanjut sampai sekarang. 14 tahun sudah.

 

Saya bukan fans. Mungkin bisa dibilang begitu jika fans itu identik dengan menonton langsung idola nya. Ikut kemana idola nya pergi. Berusaha dekat dengan idola nya. Dan sebagainya. Saya tdk segitunya. Saya cuma rajin nonton dan baca berita nya saja. Maklum jaman segitu jaman susah. Tidakpunya uang utk melakukan semua itu. Satu lembar jersey pun tdk punya. Koleksi pernak pernik baru dimulai dan makin menggila sejak sy punya uang tabungan sendiri. Waktu itu saya cuma punya satu lembar poster ukuran besar saat United juara 1999. Lainnya? Tidak ada. Paling ngumpulin pin up dari majalah atau pun tabloid Bola. Saya cuma supporter. Orang yg mensupport. Mendukung. Dari jauh.

Saya juga bukan hater. Sw tidak benci klub lain. Pada dasarnya saya suka nonton liga Inggris. Jadi rata2 tim dari English Premier League saya suka. Believe it or not, sy dukung Liverpool saat final UCL 2005 melawan Milan. Daripada saya dukung tim dari liga lain, saat itu sy lebih baik dukung tim dari Inggris. Kesukaan sy kepada EPL berimbas pada kesukaan sy pada Timnas Inggris. Walaupun katanya kebanyakan fans United itu benci timnas Inggris, ya itu terserah. Bahkan saya punya poster timnas Inggris tahun 2002. Sudah sy bilang sy bukan haters. Sy cuma supporter. Orang yg mensupport. Mendukung. Dari jauh.



Tapi, gara2 itu, ada satu pengecualian. Arsenal. Diantara jutaan tim bola di dunia, saya paling tdk suka sama Arsenal. Entah kenapa. Apalagi sejak jaman Martin Keown yg membully Ruud Van Nistelrooy. Persaingan panas United - Arsenal. Ditambah fakta bahwa saat itu Arsenal merupakan tim yg jarang menyumbang pemain utk timnas Inggris. Ditambah kelakuan supporter2nya di negeri ini yg tdk berhenti mengucapkan kata2 kotor dan plesetan2 murahan untuk semua tim lain. Lengkap sudah. Yg pernah main2 ke forum fans Arseal pasti tau. Tapi seiring berjalan nya waktu, kebencian itu pun lama2 melunak. Saya cuma supporter. Orang yg mensupport. Mendukung. Dari jauh.

Istilah supporter atau pendukung ini saya pegang erat. Apapun yg terjadi pada United, saya tetep support. Kalah, menang, juara, degradasi, ganti pemain, ganti manajer, jersey nya jelek, blah blah blah, saya tetap support

Apalagi disaat2 seperti ini. Transisi dari Fergie, Moyes, ke Van Gaal



Saya sudah prediksi sejak akhir musim lalu. United akan sulit juara. Prediksi sy Chelsea mungkin bakal juara. Bahkan direksi United sendiri pun nampaknya sudah memprediksi hal ini, dibuktikan dengan panjang nya kontrak yg diberikan kepada Van Gaal. Walaupun bisa saja sebelum beberapa tahun Van Gaal sudah dipecat, tapi paling tidak dari niat awalnya sudah bisa tergambar bahwa Direksi akan bersabar sampai beberapa tahun.

Saya? Mau 10 tahun pun sy tetap akan dukung United. Siapapun manajer nya.

Yg bikin saya gerah akhir2 ini adalah banyaknya supporter United yg tidak berperilaku sebagai supporter. Tapi nyambi juga sebagai haters klub lain. Atau tukang kritik yg justru bikin United bisa saja down mental nya. Dengan cara membully via sosmed. Kalah dikit cuap2 bahkan sampai ada hashtag #VanGaalOut  #VanGagal, yg jangankan beberapa tahun, 1 tahun saja belum..

Salah satu perilaku yg cukup menggelikan menurut saya adalah perilaku tukang kritik. Kebanyakan diantara mereka diam ketika melihat starting line up. Kemudian mendukung United dengan lantang ketika kick off. Tapi ketika United ketinggalan dan nampaknya akan kesulitan menang, mulai mencaci maki dengan umpatan2 ringan semacam g*blok, jual aja, dan semacamnya. Nah ketika peluit panjang ditiup dan United dinyatakan kalah, mulai deh, mereka menyalahkan manajer. Dalam hal ini Van Gaal (walaopun dari jaman Fergie pun sudah seperti itu). Harusnya pakai formasi ini, harusnya sayapnya si itu, harusnya playmakernya si dia, harusnya pemain anu diganti menit ke sekian, dan seterusnya.

Kenapa sy bilang menggelikan?? Karena itu semua dilakukan setelah kita tau hasil akhirnya. Ingat, manajer memilih formasi sebelum tau hasil akhir. Manajer memilih starting XI sebelum tau hasil akhir. Manajer memutuskan mengganti atau tdk mengganti pemain sebelum tau hasil akhir. Tapi para kritikus ini berkoar2 setelah tau hasil akhir. WTF. Nenek2 juga bisa.

Ditambah, manajer adalah orang yg lebih tau dengan kenyataan disana dibanding kita. Mungkin menurut kita Juan Mata lebih baik dimainkan di match tadi, tapi manajer tau bahwa Juan Mata sedang flu atau sedikit keseleo, atau apapun lah. Kita tidak tau persis. Dan tidak semua hal manajer ceritakan ke media sebagai satu2nya sumber informasi yg kita konsumsi.

Bisakah kalian melakukan semua kritikan itu sebelum kick off? Dan kita lihat hasilnya, formasi siapakah yg lebih baik? Van Gaal atau kalian?

Lewat tulisan ini sy mengajak, bahkan menantang anda2 yg selama ini sering teriak2 koar2 setelah kekalahan United, untuk membuat starting XI sendiri sebelum kickoff, bahkan sebelum starting XI United keluar. Kemudian bandingkan dengan penampilan si pemain setelah match berakhir. Dan setelah starting XI United diumumkan, silakan caci maki formasi piihan Van Gaal tersebut. Buktikan setelah pertandingan apakah pemain yg anda caci maki tadi benar bermain jelek? Atau pemain2 yg anda sanjung2 itu benar bermain brilian?

Ohh iya, jangan tantang saya membuat starting XI sendiri. Atau mengkritik formasi manajer sebelum kick off. Saya bukan analis. Saya bukan manajer. Saya bukan kritikus. Apalagi setelah kekalahan United. Saya  cuma supporter. Orang yg mensupport. Mendukung. Dari jauh. Sebelum dan sesudah pertandingan. Menang atau Kalah. Saya tetap seorang pendukung.


tetep dukung United.